Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026, SD Islam Tahfidz Qur’an As Syafi’iyah mengajak seluruh Ayah dan Bunda untuk turut merayakan hari istimewa ini dengan menciptakan momen kebersamaan yang hangat dan bermakna di rumah. Kebersamaan sederhana bersama keluarga merupakan hadiah terindah bagi anak sekaligus menjadi bekal dalam membangun karakter, rasa aman, dan kebahagiaan mereka.
Banyak kegiatan sederhana yang dapat dilakukan bersama, seperti bermain permainan favorit, memasak bersama, makan bersama, memberikan pelukan dan ucapan penuh kasih sayang, hingga membaca buku favorit. Aktivitas-aktivitas tersebut tidak hanya mempererat hubungan antara orang tua dan anak, tetapi juga menjadi sarana belajar yang menyenangkan.
Salah satu momen inspiratif datang dari Mbak Ghania, siswi Kelas 2 Al ‘Asr , yang mengabadikan kebersamaannya dengan sang ibunda melalui kegiatan membaca buku berjudul Kring! Kring! karya Nurhayati Puji Astuti. Dengan penuh antusias, mereka menikmati waktu membaca bersama, berdiskusi tentang isi cerita, dan berbagi tawa dalam setiap halaman yang dibaca.
Kegiatan sederhana seperti ini memiliki makna yang luar biasa. Ketika orang tua meluangkan waktu untuk membaca bersama anak, secara tidak langsung mereka sedang menanamkan kecintaan terhadap buku, memperkaya kosakata, meningkatkan kemampuan berbahasa, serta membangun kebiasaan literasi sejak dini. Budaya membaca yang tumbuh di lingkungan keluarga akan menjadi pondasi awal bagi anak untuk berkembang menjadi pribadi yang gemar belajar, berpikir kritis, dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi.
Melalui peringatan Hari Anak Nasional ini, semoga semakin banyak keluarga yang menjadikan membaca bersama sebagai rutinitas yang menyenangkan di rumah. Karena dari kebersamaan yang penuh cinta dan kebiasaan membaca yang konsisten, akan lahir generasi yang berakhlak mulia, cerdas, kreatif, dan memiliki semangat literasi sepanjang hayat.
Selamat Hari Anak Nasional 2026.
“Anak bahagia tumbuh bersama keluarga, anak gemar membaca tumbuh menjadi generasi pembelajar.”
